
Lecturer series and democracy merupakan rangkaian studium general yang diadakan oleh Fakultas ilmu sosial dan politik kembali diselenggarakan di auditorium Harun Nasution pada 8/12. Diskusi serial yang mengusung tema reformasi dan demokrasi ini menghadirkan salah satu tokoh reformasi yaitu Amien Rais.
Semangat reformasi yang dulu digaung-gaungkan kini dipertanyakan kembali relevansinya dalam mengisi pemerintahan demokratis di Indonesia. penegakan demokrasi di indonesia yang begitu banyak masih menjadi hal yang perlu dibahas .
Dalam pembahasan diskusi kali ini Amin rais menuturkan beberapa masalah pemerintahan demokrasi di indonesia. Ketika awal reformasi ia mengusung pemerintahan indonesia dengan model negara federasi seperti Amerika dan ketika dulu Indonesia masih berbentuk RIS. Tapi yang terjadi malah adanya otonomi daerah yang menjadikan adanya ketimpangan pada setiap kabupaten.
Menurut Amin model otonomi daerah yang ada di Indonesia seharusnya dikelola oleh provinsi bukannya oleh Pemda atau kabupaten. Hal ini didasarkan karena potensi dan sumber daya alam tiap daerah berbeda, sehingga dapat terjadi pemerataan dan tidak terjadi ketimpangan.
Ketika disinggung dengan pertanyaan mengenai demokrasi dalam hal sistem ekonomi bagi indonesia, amin menerangkan, “ketika saya mengatakan pada salah seorang Capres pada Pemilu 2009 lalu, saya menanyakan tentang demokrasi ekonomi, tolong uraikan blueprint secara sederhana bagaimana cara menciptakan sisitem ekojomi tersendiri yang baik, misalnya pada waktu itu saya meminta pada prabowo untuk menciptakan Prabowonomics".
Pertanyaan tersebut patut dilontarkan menurutnya karena sebagai contoh saja sistem politik dengan hanya dekrit oleh presiden dapat mengubah seluruh sistem pemerintahan secara cepat. Berbeda dengan sistem ekonomi yang lebih rumit dan butuh waktu lama agar negara ini bisa sejahtera.
Diskusi serial interaktif ini juga diwarnai dengan pertanyaan sampai kapan transisi demokrasi dari masa reformasi ini akan berakhir. Amin rais mengatakan, “ada ungkapan vox populi vox dei yang menentukan demokrasi adalah masyarakat dan suara mereka aalah suara tuhan. Namun yang perlu dipertanyakan kembali adalah kualitas suara itu sendiri apakah bisa membawa kedalam perubahan atau pada kehancuran dan rakyat memerlukan lokomotif sebagai penggerak ke arah sana.
Pada sesi terakhir amin rais mengatakan dalam pemerintahan yang demokrasi di Indonesia rentan atas kelompok yang ingin mengubah haluan negara. Amin rais memang stuju dengan konsep penegakan syariat tetapi kita harus mempertimbangkan berbagai aspek lain. Buat apa ketika kita ingin mengubah haluan negara dengan syariat akan menimbulkan perpecahan. (ibnu)
Website Design Brisbane














