
Kampus I, INSTITUT - Bermula dari hobi kedua mahasiswa TI, Yudha Prawita dan Sidik Ali M, Robotik UIN Jakarta terbentuk. 5 September 2004 lalu, Lembaga Semi Otonom (LSO) ini bernaungan di bawah Fakultas Sains dan Teknologi (FST). “Karena basicnya anak-anak TI itu hobinya main elektronika, buat nyalurin hobi makanya tercetus bikin robotik,” tutur Restyo Mahendra, mahasiswa Teknik Informatika (TI) semester 8 yang juga menjabat Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia di
Robotik.“Dinamakan robotik karena LSO ini berkutat di dunia robotika,” pungkas Susanti Mandasari, mahasiswi TI semester 8 yang menjadi Bendahara Umum di Robotik ini. Ia menambahkan, cukup mudah bagi mahasiswa FST yang tertarik untuk ikut, asalkan mau belajar mengenai robotik. “Tahap awalnya mengisi form, sesudah itu wawancara dan penempatan bagian ke elektro, program, atau mekanik. Rutinitas latihan 2 kali dalam 1 minggu dengan pembelajaran mengenai elektro, programming, dan mekanik juga mikrokontroler,” ungkapnya.Aji Gojali, Ketua Robotik mengatakan bahwa saat ini anggotanya yang aktif berjumlah 12 orang dari 80 peserta. “Dengan cara sharing (bertukar pikiran, red), diskusi, dan praktek, robotika ini dapat menjadi wadah untuk menumbuhkan dan mengembangkan kreativitas pada bidang robot,” tambahnya.Saat ini Robotik UIN Jakarta menghasilkan dua robot yaitu robot pemadam kebakaran dan line-follower. “Kalau line-follower itu kerjanya ngikutin garis kalau kita bikin lingkaran hitam dia ngikutin gitu,”tambah Restyo. (Rina){jcomments on}





















