Archive Pages Design$type=blogging

Mengenang 500 tahun Wafatnya Maestro Raphael

 Menjajaki tonggak sejarah era Renaissance melalui karya dari Sang Maestro Raphael. Karya seni yang memancarkan spirit dan nilai kemanusiaan ini ditunjukan pada Pameran Seni Magister Raffaello. Sebuah stimulus untuk memahami sejarah dengan seni. 


Pameran Seni Magister Raffaello yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Italia dan Pusat Kebudayaan Italia di Jakarta resmi dibuka pada Jumat (25/2) lalu. Pameran ini mengisahkan karya-karya indah dari Maestro Raphael yang membawa pesan kedamaian pada era Renaissance. Untuk menikmati pameran ini pengunjung disuguhkan ruangan khusus dengan enam tema yang berbeda. 


Para pengunjung tampak menunggu giliran karena setiap satu jam sesi pameran terbatas untuk 30 pengunjung. Selama pameran berlangsung, pengunjung diberi gawai serta earphone yang digunakan sebagai pemandu. Mereka tampak serius memandangi satu per satu karya yang ditampilkan. Setelah selesai, sebagian dari mereka bercakap-cakap untuk menafsirkan makna dari setiap karya. 


Pengunjung dapat mempelajari berbagai peristiwa bersejarah dan menjelajahi tempat di mana Raphael menetap, bekerja, dan mengenal dunianya melalui lukisan. Pameran ini terbuka untuk semua kalangan termasuk anak-anak karena telah tersedia konten yang telah disesuaikan. Selain itu, pameran ini tersedia dalam lima bahasa, yaitu bahasa Indonesia, Italia, Inggris, Portugis, dan Spanyol. 


Koordinator pameran, Qissera el Thirfiarani menjelaskan bahwa pameran ini digelar sejak 2020 untuk memperingati 500 tahun wafatnya Maestro Raphael. Sebelum digelar di Indonesia, pameran ini telah ditunjukkan di beberapa negara di dunia seperti di Vietnam, Austria, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. "Ini travel exhibition, kita akan menggelar pameran di Edinburgh setelah dari sini,"  jawab Qissera saat diwawancarai langsung pada Sabtu (30/3). 


Lebih lanjut ia menerangkan bahwa karya-karya dari Maestro Raphael mengandung nilai kemanusiaan khususnya pada era Renaissance. Karya yang ditampilkan memicu stimulus untuk memahami sejarah yang dampaknya masih bisa dirasakan hingga kini. Terdapat pancaran spirit dalam setiap karya Maestro Raphael. Raphael sendiri adalah seseorang yang sangat mencintai perempuan sehingga para perempuan pada era Renaissance ini mulai digambarkan secara detail. "Setiap aspek adalah simbol," ujar Qissera pada Sabtu (30/3). 


Apresiasi positif juga datang dari salah satu pengunjung pameran, Dwi Rizki. Dwi mengaku senang menghadiri Pameran Magister Raffaello karena ia bisa rekreasi sambil belajar seni. Selain dapat menambah wawasan ia juga belajar hal baru khususnya filosofi karya seni. " Acara seperti ini perlu diperbanyak," kata Dwi saat diwawancarai langsung pada Rabu (30/3). 


Pengunjung lain, Shabrina dan Taqiyya juga memberikan tanggapannya setelah mengunjungi pameran. Mereka mengatakan bahwa cara penyuguhan pameran sangat menarik karena dilengkapi dengan audio yang selaras dengan visual yang ditampilkan. Menurutnya, pameran ini tepat untuk orang-orang yang ingin mengetahui asal-usul sang Maestro Raphael. "Jika dari awal sudah paham, pasti akan lebih memikat," ujar mereka berdua saat diwawancarai langsung pada Rabu (30/3).


Reporter: Nurul Sayyidah Hapidoh

Editor: Fayza Rasya




COMMENTS

Name

cerpen Citizen Journalism Edisi XLVI english edition humanitas Kampusiana Komunitas Lapsus Laput majalah Majalah Institut newsletter opini Pemira perjalanan puisi Resensi Buku Resensi Film Seni dan Budaya Sosok survei tabloid tustel video wawancara
false
ltr
item
PERSMA INSTITUT - UIN JAKARTA: Mengenang 500 tahun Wafatnya Maestro Raphael
Mengenang 500 tahun Wafatnya Maestro Raphael
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjtpMoWPibxoFXvzZWfC1xu5dUgQo2VzG0y79mm_QbPY2m8Rp1bNqL_zSSxjF2ducyb6ShbCaVMqDZc46oz1BlB_ds2HmdoW1c7tzk6u8vZCT1mTl1FSAXkkH6PU_N4QjOJW8p1zDHF9fO9NNYJEwr97D_VGW7d52LAb_lLSjNY7SsCUSSJe_QHsVYqcQ/s320/senbud%20rapael.PNG
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjtpMoWPibxoFXvzZWfC1xu5dUgQo2VzG0y79mm_QbPY2m8Rp1bNqL_zSSxjF2ducyb6ShbCaVMqDZc46oz1BlB_ds2HmdoW1c7tzk6u8vZCT1mTl1FSAXkkH6PU_N4QjOJW8p1zDHF9fO9NNYJEwr97D_VGW7d52LAb_lLSjNY7SsCUSSJe_QHsVYqcQ/s72-c/senbud%20rapael.PNG
PERSMA INSTITUT - UIN JAKARTA
http://www.lpminstitut.com/2022/04/mengenang-500-tahun-wafatnya-maestro.html
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/2022/04/mengenang-500-tahun-wafatnya-maestro.html
true
8610555321436781924
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago