Archive Pages Design$type=blogging

Asa di Persimpangan Ciputat

 



Semenjak Pandemi Covid-19 melanda,  pembatasan kegiatan masyarakat membuat seluruh aktivitas harus dilakukan dengan berjarak atau tatap maya. Keputusan kampus untuk mengadakan perkuliahan secara daring tidak mengurungkan niat sebagian mahasiswa Unversitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta untuk pergi dan merasakan kehidupan di Ciputat. 


Mereka yang memilih menetap di Ciputat memiliki berbagai alasan. Hadam Wirajati, mahasiswa baru Fakultas Ilmu sosial dan Politik (FISIP) bertekad untuk menjadi mahasiswa yang aktif dalam ruang kelas ataupun luar kelas dengan terjun dalam berbagai organisasi dan diskusi. Wira, sapaan akrabnya,  aktif mengikuti forum-forum diskusi yang berada di lingkungan UIN sebab dalam diskusi tersebut ia merasa bisa memperluas jaringan relasi dan memahami lebih dalam materi perkuliahan. 


Mahasiswa asal Bekasi ini mengaku kewalahan jika harus pulang-pergi ke kampus sehingga ia memilih untuk mencari indekos. Baginya, Ciputat adalah wahana baru untuk berekspresi. Wira yang lulusan pesantren ini juga mengatakan pergaulan yang ia rasakan sangat berbeda jauh dengan dahulu. “Siapa pun yang ingin banyak kawan maka perlu memperbanyak organisasi dan berbagai aktivitas bermanfaat karena biasanya orang lain ingin dekat dengan kita karena melihat sisi unggul kita,” ujarnya Rabu (23/11).


Berbeda dengan Wira, Abdullah Ahmad Kurnia, kerap disapa Bedul lebih memilih mengontrak bersama salah satu kakak tingkatnya agar lebih irit pengeluaran. Menurutnya, terik matahari dan kemacetan di Kota asalnya, Jakarta Timur tidak bisa disamakan dengan keadaan Ciputat. Bedul menganggap Ciputat lebih ramah bagi pendatang serta memberi banyak pelajaran kehidupan dan kemandirian. Ia juga menilai, biaya makan di Ciputat masih relatif murah sehingga tidak terlalu menguras dompetnya.


Selain itu, tinggal di dekat kampus membantu Bedul untuk memahami materi perkuliahan. Menurutnya, materi yang disampaikan di bangku kelas sangat kurang sehingga kegiatan diskusi memberikannya pemahaman lebih mantap terhadap materi yang belum dimengerti. “Kalaupun nanti kuliah tatap muka, saya sudah tidak perlu kebingungan mencari tempat tinggal,” tambahnya Rabu (23/11).


Lain cerita bagi Hasan Nabil Mubarok, mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) asal Surabaya. Hasan yang terpilih sebagai ketua acara Maba FAH memutuskan untuk terbang jauh ke Ciputat, kota yang belum pernah ia tapaki sebelumnya. Sebenarnya, Hasan tidak tahu menahu daerah Ciputat sehingga hal yang pertama kali ia lakukan adalah menelepon temannya.

 

Walhasil, Hasan disambut hangat sampai ia diperbolehkan untuk tinggal di rumah teman-temannya. Semenjak di Ciputat, Hasan mengaku tidak pernah menetap di indekos ataupun asrama, melainkan ia tinggal di rumah temannya. Baginya lika-liku kehidupan di Ciputat merupakan pelajaran berharga. “Saya pernah sampai tujuh kali pulang-pergi dari salah rumah teman, ke teman lain karena tidak enak kalau terlalu lama menetap," tutur Hasan Minggu (21/11).


Hasan tidak menyangka bahwa teman-temannya mau menampung dirinya. Dengan begitu, Hasan mengaku lebih hemat pengeluaran. “Dari tiga bulan kemarin saya tinggal bersama salah satu teman saya dan bahkan ibunya meminta saya untuk menetap dan tidak perlu mencari kos,"  tambahnya.


SH

COMMENTS

Name

cerpen Citizen Journalism Edisi XLVI english edition humanitas Kampusiana Komunitas Lapsus Laput majalah Majalah Institut newsletter opini Pemira perjalanan puisi Resensi Buku Resensi Film Seni dan Budaya Sosok survei tabloid tustel video wawancara
false
ltr
item
PERSMA INSTITUT - UIN JAKARTA: Asa di Persimpangan Ciputat
Asa di Persimpangan Ciputat
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgC1RGEnFVL54wVMdktj08LCobicwenOHwC36zz0n3Z8xB4CRYjQKfekXf5L2B5dxdt1n7zuwJYaDdlukGix-iWiNINeoIfAIX4uYlG7FRi-b1F8OK_9URqRfA7SP4suR4rsnYXUgB_z3THKZUW-eq9zkusOUkSoJiTUEp6v6ZK58j1owvANHK8LouLzA=s320
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgC1RGEnFVL54wVMdktj08LCobicwenOHwC36zz0n3Z8xB4CRYjQKfekXf5L2B5dxdt1n7zuwJYaDdlukGix-iWiNINeoIfAIX4uYlG7FRi-b1F8OK_9URqRfA7SP4suR4rsnYXUgB_z3THKZUW-eq9zkusOUkSoJiTUEp6v6ZK58j1owvANHK8LouLzA=s72-c
PERSMA INSTITUT - UIN JAKARTA
http://www.lpminstitut.com/2021/12/asa-di-persimpangan-ciputat.html
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/2021/12/asa-di-persimpangan-ciputat.html
true
8610555321436781924
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago