Archive Pages Design$type=blogging

Seni Bergaya Realis


Salah seorang pengunjung sedang melihat lukisan-lukisan yang ada di dinding. Pameran seni lukis pensil yang bertajuk “Monokrom” ini diselenggarakan di Bentara Budaya Jakarta mulai tanggal 01 Maret – 11 Maret 2019.

 
Pameran Seni Lukis Pensil Monokrom karya Toni Hariyanto menjadi salah satu pameran tunggal yang diselenggarakan di BBJ. Selain karyanya yang mendapat banyak penghargaan, Ia juga dikenal dengan Dewa Pensil.
  
Ruangan yang sederhana memberi kesan tersendiri bagi para pengunjung. Pertama kali memasuki ruangan, pengunjung disuguhkan dengan uraian pameran yang ditulis oleh Kepala Pengelola Bentara Budaya Jakarta Ika W. Burhan. Kemudian, di sebelah kanan dari pintu masuk ada lukisan VW kodok, Vespa, Bajaj, Kereta Api, VW Goil, dan lukisan dengan judul give me please yang pernah mendapat penghargaan Daily Deviation Award (DD Award) untuk kategori tradisional art.

Ada salah satu lukisan yang menarik perhatian pengunjung dan paling banyak mendapatkan penghargaan internasional yaitu Give Me Please. Give me please merupakan potret gambar seorang pengemis yang lumpuh sedang meminta uang kepada pengendara mobil. Gambar ini sangat detail, fisik pengemis yang berjalan menggunakan tongkat dan satu kakinya sedang menerima uang yang diberikan sang pengendara mobil.

Tak hanya itu, gambar trotoar dan zebra crossing yang sangat jelas membuat pengunjung terbius dan tak sadar bahwa itu benar-benar karya tangan. Seperti yang diungkapkan Mahasiswa Al-Azhar Melvia Assyfa, “Karya Toni Haryanto berbeda dari karya-karya pada umumnya,” ujarnya, Sabtu (9/3).

Bergeser ke sebelah kiri, pengunjung akan melihat lukisan-lukisan binatang, mulai dari lukisan kucing yang ada di atas pohon, Hyena,  tupai, bahkan lukisan yang menggambarkan seekor tikus yang sedang berbagi makanan bersama empat ekor burung. Bergeser lagi ke sebelah kiri pengunjung akan melihat lukisan hewan buas, seperti macan dan singa.

Lanjut ke sebelah kiri menuju pintu keluar, tampak lukisan Moto GP. Selain itu terdapat lukisan Valentino Rossi, di bawahnya lukisan Marc Marquez, dua gambar di samping kirinya ada lukisan Jorge Lorenzo, dan Maverick Vinales. Tak diragukan lagi keahlian Toni Hariyanto dalam melukis menggunakan pensil terlihat jelas, seperti yang terlihat dari keempat lukisan tersebut. Gambar terkecil pun yang ada di motor digambarnya dengan sangat jelas dan detail, begitu juga keadaan sirkuit balapan.

Menurut Seniman Toni Hariyanto, menggambar realis itu adalah hal yang paling mendasar dan mudah. “Menggambar sama dengan melihat, harus detail dan sesuai fakta,” tegasnya, Sabtu (9/3).

Pameran Tunggal Lukisan Pensil yang bertajuk “Monokrom” ini diselenggarakan mulai tanggal 01Maret - 11 Maret 2019 di Bentara Budaya Jakarta. Tak hanya pameran yang diadakan pada 09 Maret, Toni juga mengadakan workshop melukis anatomi yang dipinpin langsung olehnya.

Alasan BBJ memilih karya Toni Hariyanto bukan tanpa alasan, setelah melalui seleksi oleh para kurator BBJ, karya beliau salah satunya yang terpilih. Seperti yang disampaikan oleh Program Officer BBJ Ni Made Purnama Sari saat ditemui “Karena Kami melihat karya-karya pak Toni menampilkan gambar yang detail dan penggunaan tekhnik yang mempuni,” Ujarnya Sabtu (9/3).

Pameran merupakan salah satu agenda rutin yang diseleggarakan Bentara Budaya Jakarta (BBJ) sebulan sekali atau dua minggu sekali. Pamerannya beragam tidak hanya pameran lukisan, tapi ada juga kriya, tiga dimensi, foto, dan pameran seni gambar pensil seperti karya Toni Hariyanto. Karyanya terpilih sebagai pameran tunggal di BBJ.

Ia merupakan seniman lukis pensil kelahiran madiun 1957, dia juga seorang dosen di beberapa perguruan tinggi di Jakarta, antara lain, Perguruan Negeri Jakarta (PNJ), Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta, SSR Jakarta, dan Toniart Drawing Academy. Sebagai seorang seniman, Toni Hariyanto termasuk seniman bergaya realis.

 Herlin Agustini

COMMENTS

Name

cerpen Citizen Journalism english edition humanitas Kampusiana Komunitas Lapsus Laput majalah newsletter opini Pemira perjalanan puisi Resensi Buku Resensi Film Seni dan Budaya Sosok survei tabloid tustel video wawancara
false
ltr
item
PERSMA INSTITUT - UIN JAKARTA: Seni Bergaya Realis
Seni Bergaya Realis
https://4.bp.blogspot.com/-C5bzeRz9xAA/XJB88GtiFaI/AAAAAAAAK5A/qtm9HxZJNaQNvZXIPz9MD4lRJ5ZWH-0yACLcBGAs/s320/IMG_20190309_122453.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-C5bzeRz9xAA/XJB88GtiFaI/AAAAAAAAK5A/qtm9HxZJNaQNvZXIPz9MD4lRJ5ZWH-0yACLcBGAs/s72-c/IMG_20190309_122453.jpg
PERSMA INSTITUT - UIN JAKARTA
http://www.lpminstitut.com/2019/03/seni-bergaya-realis.html
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/2019/03/seni-bergaya-realis.html
true
8610555321436781924
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago