Archive Pages Design$type=blogging

Kikis Dampak Globalisasi Dengan Bahasa Indonesia




*Oleh: Ika Titi Hidayati

Bahasa menunjukkan sebuah bangsa, frasa ini rasanya familiar di telinga bukan? Terlihat dari bagaimana bahasa digunakan sebagai penilaian karakter sebuah bangsa. Namun dalam perkembangannya, bahasa Indonesia pada masa kini kian merosot. Hal ini ditunjukkan dengan banyaknya penyimpangan bahasa Indonesia dari tatanan yang baik dan benar. Salah satunya mengubah tatanan berbahasa menjadi tidak baku dan meyisipkan kosakata bahasa asing di dalam penggunaannya.

Tepatnya awal September 2018, penggabungan kosa kata bahasa asing dan Indonesia mencapai puncak tren. Bahasa Jakarta Selatan sebutannya, dengan menyisipkan beberapa kosakata bahasa Inggris seperti which is, literally, basically dalam bahasa keseharian. Kebiasaan ini mulanya muncul pada anak-anak muda Jakarta Selatan (Jaksel) dalam menggunakan dan membaurkan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.

Menurut Aktivis bahasa Indonesia, Ivan Lanin, dalam website www.kompas.com memaparkan bahwasannya fenomena berbahasa anak Jaksel merupakan usaha seseorang mempelajari bahasa baru. Dalam hal ini sebagai bentuk pembelajaran kosakata bahasa Inggris, tapi dengan cara mencampurkan kedua bahasa. Kosakata bahasa Inggris yang lebih populer juga menjadi penyebab lain maraknya fenomena bahasa anak Jaksel. Contohnya istilah download yang lebih banyak dipakai untuk menggantikan kata mengunduh dalam bahasa Indonesia.

Meskipun begitu, Ivan menilai maraknya penggunaan bahasa anak Jaksel pun memiliki sisi positif, yakni pengguna bahasa anak Jaksel menjadi lebih hafal berbahasa Inggris. Selain itu, menjadi lebih memahami banyak tentang kosakata bahasa Inggris bahkan terjemahannya. Mengingat, bahasa Inggris telah ditetapkan menjadi bahasa Internasional dan penutur dalam bersaing dan berkompetisi dalam dunia global.

Akan tetapi, maraknya pencampuran bahasa asing dengan bahasa Indonesia hendaknya tidak menimbulkan kelunturan terhadap bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Seperti yang tercantum dalam Ikrar Sumpah Pemuda yang diresmikan pada 28 Oktober 1928 yang salah satu bunyinya ialah ‘Kami putra-putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia.’ Isi dari Ikrar Sumpah pemuda yaitu sebuah kemerdekaan yang sudah diraih, harus diisi dengan bersatunya masyarakat Indonesia dengan menggunakan bahasa persatuan.

Selain itu, dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Bab XV Pasal 36 pun disebutkan bahwasannya bahasa negara ialah bahasa Indonesia. Oleh karena itu, sudah selayaknya warga negara Indonesia merasa bangga akan bahasa ‘ibunya’. Karena telah menjadi bahasa pemersatu seluruh masyarakat,  dan merupakan jati diri bangsa.

Sebenarnya banyak cara untuk dapat menjaga bahasa Indonesia agar tak pudar. Seperti merealisasikan penggunaannya sesuai tatanan bahasa Indonesia yang baik dan benar, meningkatkan kedisiplinan berbahasa Indonesia, menjadikan lembaga pendidikan sebagai basis pembinaan bahasa. Peran pemerintah pun diperlukan guna menjaga undang-undang kebahasaan serta mengkampanyekan rasa bangga terhadap bahasa Indonesia.

Bahasa asing memang sangat penting untuk kita kuasai agar kita mampu bersaing dan berkompetisi dalam dunia global. Namun sebagai warga negara Indonesia, penggunaan bahasa Indonesia jauh lebih penting dan harus diutamakan sebagai ciri khas dan citra bangsa. Jangan sampai bahasa yang menjadi penghubung dan pemersatu dalam beranekaragam budaya, adat-istiadat, justru luntur akibat maraknya penggunaan bahasa Inggris masa sekarang ini.

*Penulis merupakan Mahasiswi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UIN Jakarta

COMMENTS

Name

cerpen Citizen Journalism english edition humanitas Kampusiana Komunitas Lapsus Laput majalah newsletter opini Pemira perjalanan puisi Resensi Buku Resensi Film Seni dan Budaya Sosok survei tabloid tustel video wawancara
false
ltr
item
PERSMA INSTITUT - UIN JAKARTA: Kikis Dampak Globalisasi Dengan Bahasa Indonesia
Kikis Dampak Globalisasi Dengan Bahasa Indonesia
https://1.bp.blogspot.com/-CaCUYIKRE_4/W9lfYH0vPJI/AAAAAAAAKqc/t_xzT6dJilU7a8-K0kp7JSwCpV0PVpxUgCLcBGAs/s320/014051300_1471337787-bahasa_indonesia.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-CaCUYIKRE_4/W9lfYH0vPJI/AAAAAAAAKqc/t_xzT6dJilU7a8-K0kp7JSwCpV0PVpxUgCLcBGAs/s72-c/014051300_1471337787-bahasa_indonesia.jpg
PERSMA INSTITUT - UIN JAKARTA
http://www.lpminstitut.com/2018/10/kikis-dampak-globalisasi-dengan-bahasa.html
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/2018/10/kikis-dampak-globalisasi-dengan-bahasa.html
true
8610555321436781924
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago