Archive Pages Design$type=blogging

Sebuah Kisah Omong Kosong



Oleh:  Nasrullah Alif*

Derap langkah para manusia membuat diriku termenung demikian lama, yang membuat pikiranku melayang jauh ke antah berantah tanpa nama. Sebuah negeri rupawan yang tiada dua. Yang sekali kalian datang ke dalam pelukannya, maka tak akan pernah kau lepaskan untuk selamanya. Ya, negeri itu yang kini khalayak sebut cinta.

Tetapi, terkadang sebelum sampai ke negeri yang aku sebutkan tadi, aku selalu saja menepi. Tanpa titah dari diriku sendiri, jiwaku terhenti di sebuah negeri kelam tanpa setitik cahaya yang menerangi. Negeri hampa tanpa tawa yang menerangi. Sebuah negeri yang penuh dengan amarah emosi. Sebuah negeri yang khalayak sebut dengan benci.

Aku tak paham, dan sama sekali tak paham. Kenapa harus ada rasa yang kelam. Jika kita bisa merasakan rasa yang hangat lagi dalam. Tanpa harus merasa geram. Juga, menyatu seperti dunia ini dengan alam.

Ada juga negeri yang amat kelabu, di antara banyak negeri yang mungkin jumlahnya mencapai seribu. Bahkan, tak sampai jarimu atau kehidupanmu. Negeri semu, yang hanya berisi kesedihan parau, dan tak berisi kenyataan manis yang akan memukau. Sebuah negeri bernama sendu.

Wahai jiwa-jiwa yang belum terbebaskan! Apakah kau pahami arti rasa yang telah tersebutkan? Hanya segelintir saja yang bisa dirasakan, oleh kalian yang seharusnya merasakan. Tanpa sedikitpun kalian dengungkan, kenapa dengan tololnya kalian berbuat semena-mena tanpa pikiran. Tak mengertikah kau akan sakit hati  yang begitu rentan, yang sekali saja kau sandarkan, maka akan hancur lebur berantakan.

“Aku ini apa Tuhan! Manusia kah aku, atau aku manusia?” Tanyaku saat diriku ini bersimpuh di malam miliknya, yang para ulama katakan akan ampuh untuk memohon atau meminta ke haribannya. “Jika kau bisa beri jawabnya, maka tunjukan itu semua Maha esa!” Dengan pongahnya, dan dengan tanpa malu yang tinggi rasa. Aku umbarkan semua resahku dalam dada.

Sebuah pertanyaan yang (mungkin) bodoh, tanpa sedikitpun aku melihat kembali akal ku ini dengan merogoh. Semuanya mungkin seperti omong kosong tak bermutu. Seperti guci tanpa air yang hanya berisi butiran debu. Hanya sekadar ucapan belaka dari diriku.

Malam yang amat kelam. Benar sangat kelam, tanpa sedikitpun cahaya temaram. Tanpa sedikitpun menemani ku di kala aku terpuruk, seperti seorang hina yang amat buruk, lagi busuk. Aku hanya mengais jawaban kecil, yang aku harap ia muncul walau hanya secuil.

***

Cahaya pagi menyingsing sedikit, seakan menyapaku yang kini terbaring sakit. Entah, bagaimana caranya cahaya itu bisa membuatku sedikit bangkit. Seperti seekor mangsa yang dengan halusnya terlilit. Dibangunkan dengan butiran-butiran embun pagi yang sedikit.

Rasanya, seperti dulu kau menyapa. Aku terbaring lemah tak berdaya. Lalu, kau datang dengan perasaan hangat yang membuat aku nyaman di dalamnya. Seketika, aku merasa dirimu adalah bidadari utusan yang Maha Kuasa, yang secara khusus dikirimkan kepadaku untuk menenangkan jiwa dan juga raga.

Namun, semuanya hanya omong kosong. Saat aku tahu, bahwa dirimu hanyalah seonggok jasad kosong. Tanpa isi, seperti gelap dalam lorong.


*Mahasiswa Sejarah Kebudayaan Islam, FAH, UIN Jakarta dan Pegiat Senja

COMMENTS

Name

cerpen Citizen Journalism english edition Kampusiana Komunitas Lapsus Laput majalah newsletter opini Pemira perjalanan puisi Resensi Buku Resensi Film Seni dan Budaya Sosok survei tabloid tustel wawancara
false
ltr
item
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA: Sebuah Kisah Omong Kosong
Sebuah Kisah Omong Kosong
https://2.bp.blogspot.com/-6Nt22EXTj14/WfrY2ewwbjI/AAAAAAAAJ7Q/0tZHaFe73-QeRj5A31Iu6AySEmHh2oieACLcBGAs/s640/OMONG-KOSONG.png
https://2.bp.blogspot.com/-6Nt22EXTj14/WfrY2ewwbjI/AAAAAAAAJ7Q/0tZHaFe73-QeRj5A31Iu6AySEmHh2oieACLcBGAs/s72-c/OMONG-KOSONG.png
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA
http://www.lpminstitut.com/2017/11/sebuah-kisah-omong-kosong.html
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/2017/11/sebuah-kisah-omong-kosong.html
true
8610555321436781924
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago