Archive Pages Design$type=blogging

GPPI Gelar Aksi Tolak UKT dan PTN-BH



Gerakan Pemuda Patriotik Indonesia (GPPI) bersama mahasiswa baru (maba) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta mengadakan Aksi Tolak UKT dan PTN-BH. Aksi tersebut berlangsung di depan Gedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Jakarta, Jum’at (6/10). 

Peserta aksi menuntut perbaikan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang mulai diterapkan melalui Surat Keputusan Rektor No. 287 Tahun 2017 tentang UKT Program Sarjana dan Profesi UIN Jakarta. Pasalnya,banyak ditemui mahasiswa masuk golongan UKT yang tidak sesuai dengan kondisi ekonomi mahasiswa.

Maba Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Program Studi Ilmu Politik Muhammad Khoirul Anam menyatakan, sistem UKT di UIN Jakarta tidak tepat. Menurutnya, maba seakan dipaksa membayar biaya UKT tidak sesuai kemampuan ekonomi. “Rektor harus tergugah hatinya, jangan sampai mahasiswa dipaksa menerima UKT golongan 4 dan 5,” tegas Khoirul, Jum’at (6/10).

Ketidaksesuaian tersebut turut dirasakan salah seorang teman Khoirul yang merupakan Mahasiswa Fakultas Psikologi berinisial MH. Karena ayah MH sudah meninggal, Ia hanya tinggal bersama Ibunya disebuah rumah sewa sebesar Rp500 ribu perbulan. Kondisi tersebut tidak sesuai dengan golongan UKT yang MH dapatkan di golongan 4 dengan jumlah pembayaran Rp3,8 juta per semester. “Merasa keberatan, MH mengajukan klarifikasi, tapi tetap tidak turun golongan,” ucapnya, Jum’at (6/10).

Menurut Koordinator Aksi Mufti Arif, aksi ini dilakukan sebagai bentuk penolakan kebijakan UKT di UIN Jakarta. Penghasilan orang tua yang tidak sesuai dengan golongan UKT mahasiswa menjadi faktor utama penolakan tersebut. Menurutnya presentase penerima golongan UKT 1 dan 2 terlalu sedikit jika dibandingkan dengan jumlah seluruh maba UIN Jakarta. “Harus seimbang antara mampu dan tidak mampu jika ingin subsidi silang,” ungkapnya, Jum’at (6/10).

Selain itu, tuntutan lain juga turut diajukan terkait rencana UIN Jakarta menuju Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH). Mufti menyatakan, jika PTN-BH diterapkan di UIN Jakarta maka akan mempersempit ruang demokrasi mahasiswa. “Selagi masih rencana, kami tolak PTN-BH,” ucapnya, Jum’at (6/10).

Mufti menegaskan, Aksi Penolakan UKT dan PTN-BH ini akan tetap berlanjut dan akan diadakan pada Jum’at tiap pekan. “Sampai kami menang,” tegasnya, Jum’at (6/10).

Salah satu peserta aksi Dimas Widiananda mengapresiasi adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, aksi ini sebagai wadah penyampaian aspirasi, khususnya bagi maba yang terkena dampak ketidaksesuaian golongan UKT. “Ada mahasiswa yang UKT-nya tinggi padahal orang tuanya hanya seorang buruh tani,” terang Dimas Maba Fakultas Syariah dan Hukum, Jum’at (6/10).

SHR

COMMENTS

Name

cerpen Citizen Journalism english edition Kampusiana Komunitas Lapsus Laput majalah newsletter opini Pemira perjalanan puisi Resensi Buku Resensi Film Seni dan Budaya Sosok survei tabloid tustel wawancara
false
ltr
item
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA: GPPI Gelar Aksi Tolak UKT dan PTN-BH
GPPI Gelar Aksi Tolak UKT dan PTN-BH
https://3.bp.blogspot.com/-2uNBax-RySM/WdwmCvKBcAI/AAAAAAAAJ2o/0eB_8gqSYawmTgPMIpRJlidnMumrhONSwCLcBGAs/s400/template%2Bfoto%2Bweb%2Binstitut.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-2uNBax-RySM/WdwmCvKBcAI/AAAAAAAAJ2o/0eB_8gqSYawmTgPMIpRJlidnMumrhONSwCLcBGAs/s72-c/template%2Bfoto%2Bweb%2Binstitut.jpg
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA
http://www.lpminstitut.com/2017/10/gppi-gelar-aksi-tolak-ukt-dan-ptn-bh.html
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/2017/10/gppi-gelar-aksi-tolak-ukt-dan-ptn-bh.html
true
8610555321436781924
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago