Archive Pages Design$type=blogging

Maba Tuntut Tindaklanjuti Pelecehan Seksual




Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta beberapa waktu lalu sempat tersangkut kasus pelecehan seksual terhadap mahasiswa baru (Maba). Korban yang merupakan maba sempat melaporkan kasus tersebut ke pihak universitas. Kasus tersebut dinilai melanggar Kode Etik Mahasiswa UIN Jakarta Bab IV Pasal 5 Ayat 42. Namun, prosedur peleraian kasus hingga saat ini masih dialihkan ke pihak fakultas.

Ditemui dalam Sidang Audiensi, Perwakilan Solidaritas Mahasiswa Mahasiswi 2017 Nadzirotus Sarwa mempertanyakan ketegasan pihak universitas terkait mekanisme penyelesaian kasus pelecehan seksual. Pasalnya, sebagai seorang mahasiswa baru (maba) dirinya merasa disepelekan. “Maba seharusnya tidak mendapatkan pelecehan seksual dari kakak tingkat,” cetusnya di Gedung Kemahasiswaan lantai dua, Senin (4/9).

Menurut Sarwa, hingga saat ini tercatat ada tiga maba yang diduga menjadi korban AS. dengan inisial YCA, DD, dan ARA. Namun, salah satu korban lainnya belum berani membuka suara. “Kita memang maba, tapi ketika dilecehkan bukan berarti kita hanya bungkam,” ungkap Sarwa yang juga Maba Perbandingan Madzhab Fakultas Syari’ah dan Hukum, Rabu (30/8).

Sebelumnya, Yusron mengapresiasi sikap pro-aktif mahasiswa terhadap pelanggaran kode etik. Pasalnya, dalam berbagai kasus seringkali tidak ada mahasiswa yang melaporkan.

Menanggapi masalah tersebut, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Yusron Razak mengatakan, kasus tersebut harus terlebih dahulu diselesaikan pada tingkat fakultas. Menurut Yusron, jika yang terjerat kasus hanya satu fakultas, maka akan diselesaikan oleh pihak fakultas saja. “Ada perwakilan dari 5 fakultas yang nanti akan dipanggil hari ini dan segera diproses,” tuturnya, Senin (4/9).

Namun, karena kasusnya lintas fakultas maka akan diselesaikan melalui pihak universitas. Sebelumnya, BAP (berita acara pelaporan) terlebih dahulu diserahkan oleh fakultas kepada Warek III. Setelah BAP diproses baru Warek III membentuk Mahkamah Etik yang terdiri dari perwakilan anggota senat  masing-masing fakultas yang terjerat kasus. Mahkamah Etik meminta keterangan rinci terkait kronologis kasus tersebut. Selanjutnya kasus akan disidangkan. “Apakah perlu atau tidak memanggil mahasiswa yang bersangkutan nanti diproses lagi,” ungkapnya, Senin (4/9).

Mahkamah Etik dalam hal ini bukan pemutus perkara tingkat akhir. Melalui pertimbangan ME nantinya akan diproses lagi oleh pihak universitas dan dibuatkan Surat Keputusan Rektor. Selain itu, lanjut Yusron, jika perseorangan yang memutuskan perkara maka dikhawatirkan menimbulkan pro-kontra di kalangan masyarakat. “Takutnya nanti ada pihak luar yang menjelek-jelekkan UIN Jakarta dengan berdalih pada keputusan yang diambil secara perseorangan ” ucapnya, Senin (4/9).

Sementara itu, Pendamping Korban Rausyan Fikry mengungkapkan UIN dinilai kurang rapih dalam penyelesaian kasus pelecehan seksual. Selain itu, mekanismenya pun masih berbelit dan sulit untuk diselesaikan. Menurut Rausyan, kasus ini bukan hanya melanggar kode etik mahasiswa, namun juga termasuk kejahatan kemanusiaan. “Pelecehan seksual sama seperti pembunuhan karakter,” tegas Rausyan, Senin (4/9).

Yusron manyarankan agar kasus ini bisa segera diproses. Pasalnya, sebagai penerima ranking pertama Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri, hal tersebut lantas saja mencoreng nama baik UIN Jakarta. Menurutnya, civitas akademika UIN Jakarta sudah sangat tahu terkait kajian keislaman. “Tapi mereka justru melakukan tindakan seperti itu,” katanya, Senin (4/9).


ANF, SHR




COMMENTS

Name

cerpen Citizen Journalism english edition Kampusiana Komunitas Lapsus Laput majalah newsletter opini Pemira perjalanan puisi Resensi Buku Resensi Film Seni dan Budaya Sosok survei tabloid tustel wawancara
false
ltr
item
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA: Maba Tuntut Tindaklanjuti Pelecehan Seksual
Maba Tuntut Tindaklanjuti Pelecehan Seksual
https://3.bp.blogspot.com/-r9Ra_MnJS4g/Wa_EzEcRDjI/AAAAAAAAJm0/ut9KrdHSghk3n4hyFrfAM79VPY1O_qCewCLcBGAs/s400/template%2Bfoto%2Bweb%2Binstitut.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-r9Ra_MnJS4g/Wa_EzEcRDjI/AAAAAAAAJm0/ut9KrdHSghk3n4hyFrfAM79VPY1O_qCewCLcBGAs/s72-c/template%2Bfoto%2Bweb%2Binstitut.jpg
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA
http://www.lpminstitut.com/2017/09/maba-tuntut-tindaklanjuti-pelecehan.html
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/2017/09/maba-tuntut-tindaklanjuti-pelecehan.html
true
8610555321436781924
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago