Archive Pages Design$type=blogging

Upah Tragis Pegawai Parkir UIN Jakarta


Hujan deras disertai angin mengguyur Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel). Setelah reda, rutinitas Abdul Ropik berjalan seperti biasanya. Bermodal topi serta jaket, ia melawan dingin sore itu, Rabu (1/6). Ropik merupakan pegawai Gerbang Berkah (GB) Parking yang bertugas di Wisma Usaha Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

Setiap bekerja, Ropik menempuh perjalanan sekitar 20 kilometer dari rumahnya. Tiap kali perjalanan, Ropik harus mengeluarkan uang sekitar Rp15 ribu untuk  bensin sepeda motornya. Sedangkan, ia hanya menerima gaji sejumlah Rp1,6 juta dari GB Parking. Gaji yang Ropik terima tidaklah cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Demi mengurangi pengeluaran, ia harus membawa bekal nasi dari rumah.

Meski telah bekerja menjadi pegawai GB Parking selama hampir setahun, hingga kini, Ropik tak kunjung mendapat kenaikan gaji yang sesuai Upah Minimun Kabupaten (UMK) Tangsel 2016 atau sebesar Rp3,044 juta. Sulitnya lapangan pekerjaan memaksa Ropik tetap bertahan dengan gaji Rp1,6 juta per bulan. “Mau enggak mau ya kita jalanin,” ungkapnya, Rabu (1/6).

Senada Ropik, salah satu pegawai GB Parking yang enggan disebutkan namanya, mengaku, pada bulan pertama ia bekerja di GB Parking hanya mendapat gaji Rp1 juta—sekarang Rp1,6 juta—masih tidak cukup untuk menghidupi istri dan satu orang anaknya.

Bahkan, pegawai tersebut terpaksa meminjam uang demi menutupi kebutuhan sehari-hari. Selama sebulan, ia mengeluarkan uang sekitar Rp2 juta untuk keperluan rumah tangganya. “Kerja di GB Parking katanya gaji bakal terjamin, tapi mana buktinya?” keluhnya, Rabu (1/6).

Sementara itu, dilansir dari Tabloid Institut edisi April 2016, Direktur Bisnis GB Parking Nindya Nezara mengatakan, gaji pegawai sudah sesuai dengan UMK Tangsel meski hal tersebut dibantah Supervisor GB Parking Yandi.

Menurut pasal 90 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, perusahaan/pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari upah minimum, baik Upah Mininum Provinsi (UMP), UMR, maupun Upah Minimum Sektoral (UMS).

Adapun sanksi yang diterima perusahaan/pegawai yang memberi gaji kurang dari UMK/Upah Minimum Provinsi akan terancam penjara satu sampai empat tahun atau denda sebesar Rp100 sampai Rp400 juta sesuai pasal 185 ayat (2) UU Ketenagakerjaan.

PP
Name

cerpen Citizen Journalism english edition Kampusiana Komunitas Lapsus Laput majalah newsletter opini Pemira perjalanan puisi Resensi Buku Resensi Film Seni dan Budaya Sosok survei tabloid tustel wawancara
false
ltr
item
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA: Upah Tragis Pegawai Parkir UIN Jakarta
Upah Tragis Pegawai Parkir UIN Jakarta
https://4.bp.blogspot.com/-dgrtmjxe9j8/V1FiwdzXweI/AAAAAAAAHIc/1N7OP56m31MR1_cbe7HlGjbkxhmfLRmEQCLcB/s400/Buat%2BFoto%2BWEBb.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-dgrtmjxe9j8/V1FiwdzXweI/AAAAAAAAHIc/1N7OP56m31MR1_cbe7HlGjbkxhmfLRmEQCLcB/s72-c/Buat%2BFoto%2BWEBb.jpg
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA
http://www.lpminstitut.com/2016/06/upah-tragis-pegawai-parkir-uin-jakarta.html
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/2016/06/upah-tragis-pegawai-parkir-uin-jakarta.html
true
8610555321436781924
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago