Archive Pages Design$type=blogging

Lestarikan Keroncong melalui Pagelaran Seni



Delapan orang memainkan keroncong dengan iringan alat musik modern seperti contra bass, cello, biola,dan gitar. Alunan keroncong mulai terdengar di Aula Anjungan DKI Jakarta Taman Mini Indonesia Indah (TMII)  yang semula hening.

Laki-laki dengan setelan baju koko, celana batik, dan topi memainkan gitar serta mendendangkan lagu yang berjudul Ondel-Ondel. Riuh Tepuk tangan penonton menambah kemeriahan seusai penyanyi selesai menyanyikan lagu tersebut pada siang itu.

Sayup-sayup alunan musik contra bass dan rebana yang saling bersautan membuat irama lagu Jali-jali asal Kota Jakarta semakin semarak.Sejumlah lagu dimainkan mengikuti pesanan para penonton siang itu.

Seperti Lagu Tetty Kadi yang berjudul Sepanjang Jalan Kenangan misalnya, lagu ini menambah suasana yang sebelumnya riang menjadi melodramatis. Setelah sejumlah lagu dimainkan, mulai dari lagu Betawi sampai lagu romantis zaman dulu.

Kemudian, dua penyanyi wanita mulai naik ke atas panggung mengenakan kebaya khas betawi. Dua wanita tersebut mulai menyanyikan lagu asal Portugis dengan tempo musik cepat. Begitu pula dengan petikan gitar dan gesekan cello yang terdengar lebih cepat. 

Pertunjukan musik Keroncong Tugu Grup Cafrinho ini diselenggarakan oleh Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dalam acara Pergelaran atraksi kesenian yang rutin diselenggarakan di Anjungan DKI Jakarta TMII, Minggu (13/9).
Ketua Grup Keroncong Cafrinho, Guido Quiko mengatakan, keroncong menjadi salah satu kesenian asli Jakarta yang patut untuk dilestarikan. “Maka dari itu, bentuk pertunjukan seperti ini memberikan wadah apresiasi tersendiri bagi seniman-seniman budaya Jakarta khususnya, seniman butuh ruang publik untuk apresiasi,” ujarnya, Minggu (13/9).

Guido berharap, kedepannya pemerintah lebih memperhatikan seniman serta budaya kota ini. “Belum ada langkah pasti mengenai pelestarian budaya Jakarta, saat ini pemerintah hanya memperhatikan soal pembangunan rusun, apartemen, dan jalan layang,” katanya.

Salah satu pengunjung asal Cempaka Putih, Sakiyem mengaku senang dan tertarik terhadap pertunjukan musik keroncong. “Pertunjukan itu sangat menghibur dan ini menjadi pertama kali melihat jenis Keroncong Tugu,” ujar, Minggu (13/9).

EM
Name

cerpen Citizen Journalism english edition Kampusiana Komunitas Lapsus Laput majalah newsletter opini Pemira perjalanan puisi Resensi Buku Resensi Film Seni dan Budaya Sosok survei tabloid tustel wawancara
false
ltr
item
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA: Lestarikan Keroncong melalui Pagelaran Seni
Lestarikan Keroncong melalui Pagelaran Seni
https://1.bp.blogspot.com/-1SUUKcmH9do/V2k-DTUaQxI/AAAAAAAAHWU/UpJji1CAMd0BVShBwIXqn1_dmsc5LHfbACLcB/s400/TEMPLATE%2BFOTO%2B000.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-1SUUKcmH9do/V2k-DTUaQxI/AAAAAAAAHWU/UpJji1CAMd0BVShBwIXqn1_dmsc5LHfbACLcB/s72-c/TEMPLATE%2BFOTO%2B000.jpg
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA
http://www.lpminstitut.com/2015/09/lestarikan-keroncong-melalui-pagelaran.html
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/2015/09/lestarikan-keroncong-melalui-pagelaran.html
true
8610555321436781924
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago