Archive Pages Design$type=blogging

Kupas Jurnalistik dalam JourARTlism


Jika anda tidak memiliki kebiasaan yang berguna, maka anda tidak akan bisa menulis. Demikian dikatakan Penulis Buku Agama Saya Adalah Jurnalisme, Andreas Harsono dalam pelatihan jurnalistik LPM Diamma Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) (UPDM(B)), Rabu (16/9).

Acara yang bertajuk JournARTlism: There is an ART in Journalism merupakan pelatihan jurnalistik ke sembilan yang dilaksanakan pada 16-17 September. Menurut Ketua Pelaksana, Ledya Maulidina, kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan LPM Diamma yang diadakan sejak 2006.

Pada kesempatan kali ini, LPM Diamma menghadirkan empat pembicara. Di antaranya, Mosista Pambudi (Kepala Workshop Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara), Andreas Harsono (Wartawan Senior dan Penulis Buku Agama Saya Adalah Jurnalisme), Kiagus Aulianshah (Ilustrator Majalah Detik), dan Michael Tjandra (News Anchor).

Pelatihan jurnalistik yang diadakan di Museum Nasional ini terbagi dua sesi. Sesi pertama, seminar tentang foto jurnalistik dibahas oleh Mosista Pambudi. Moses, biasa ia disapa, menjelaskan, perbedaan foto jurnalistik dengan foto biasa terletak pada caption. “Yang terpenting bukanlah apa yang kita lihat, tapi bagaimana cara kita melihat,” ungkapnya.

Setelah peserta mendapat materi mengenai foto jurnalistik, mereka pun mendengarkan materi tentang penulisan yang disampaikan Andreas Harsono. Menurutnya, di Indonesia banyak wartawan yang belum menguasai penulisan jurnalistik. Hal itu, sambung Andreas, dikarenakan tidak ada sarana prasarana yang baik.

Tak hanya seminar, peserta juga mendapat workshop penulisan di pelatihan jurnalistik ini. Dalam hal ini, Andreas Harsono ditunjuk langsung untuk menilai hasil tulisan.

Sebagai ketua pelaksana, Ledya menuturkan, pelatihan jurnalistik ini terbuka untuk umum. Acara ini bertujuan untuk mengenalkan LPM Diamma pada masyarakat. “LPM Diamma akan mengenalkan hal yang unik terkait jurnalistik melalui acara ini,” kata Mahasiswi Fakultas Ekonomi UPDM(B).

Menurut salah satu peserta, Fatria Rinaldi, acara ini menarik karena peserta diajari untuk praktik langsung di lapangan. “Saya mengenal jurnalistik dari pelatihan ini,” tutup mahasiswa Fakultas Komunikasi UPDM(B).



DP
Name

cerpen Citizen Journalism english edition Kampusiana Komunitas Lapsus Laput majalah newsletter opini Pemira perjalanan puisi Resensi Buku Resensi Film Seni dan Budaya Sosok survei tabloid tustel wawancara
false
ltr
item
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA: Kupas Jurnalistik dalam JourARTlism
Kupas Jurnalistik dalam JourARTlism
https://4.bp.blogspot.com/-4rdiLxr3Itk/V2k8mlULO7I/AAAAAAAAHWI/FAewXSZAPOcQwUHK3Njljnr80AOBpnM1gCLcB/s400/TEMPLATE%2BFOTO%2B000.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-4rdiLxr3Itk/V2k8mlULO7I/AAAAAAAAHWI/FAewXSZAPOcQwUHK3Njljnr80AOBpnM1gCLcB/s72-c/TEMPLATE%2BFOTO%2B000.jpg
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA
http://www.lpminstitut.com/2015/09/kupas-jurnalistik-dalam-jourartlism.html
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/2015/09/kupas-jurnalistik-dalam-jourartlism.html
true
8610555321436781924
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago