Archive Pages Design$type=blogging

Tantangan Baru Media di Era Digital


Kini, di tengah penggunaan media sosial oleh publik yang semakin merata, media dihadapkan dengan tantangan baru. Media harus jeli melihat kehidupan publik dalam medium lain, yakni media sosial.

Dalam rangakaian acara Social Media Week 2015, harian KOMPAS mengadakan sharing session bertajuk From Noise to Voice (bagaimana kabar-kabar burung bisa menjadi informasi penting bagi publik).

Bertempat di Pacific Place Mall, hadir sebagai pembicara, Direktur Bisinis Harian Kompas, Ignatius Hardanto dan Shafiq Pontoh, Chief Strategic Offiicer Provetic. Sementara acara dipandu oleh Timothy Marbun, presenter berita dari KOMPAS TV.

Di era digital yang terus berkembang, noise bisa hadir dari mana saja, terutama dari media sosial. Dua pembicara dalam acara yang bekerjasama dengan Bank BCA ini menjelaskan bagaimana fungsi media dalam mengolah informasi, baik media konvensional maupun media sosial.

Menurut Ignatius Hardanto Subagyo, selaku perwakilan dari harian KOMPAS, noise dalam media sosial bisa diolah menjadi voice atau sumber informasi yang berguna bagi publik secara umum oleh media konvnesional seperti surat kabar.

Lanjutnya, dengan kadalaman dan proses verifikasi yang menjadi ciri khas media cetak, noise tidak bisa dipandang sebelah mata. Tragedi baku hantam yang bermula dari perdebatan di twitter beberapa waku lalu adalah salah satu contoh.

Sementara itu, menurut Shafiq Pontoh, perkembangan media digital yang semakin merata digunakan oleh masyarakat, membuat isu dan berita semakin cepat tersebar ke berbagai penjuru negara. Terutama lewat media sosial. Karena itu, media dituntut untuk jeli melihat kondisi di mana ruang yang semakin terbuka itu.

Kini tantangannya, bukan memilih satu di antara yang lain, cetak atau digital, melainkan menghadirkannnya sekaligus. Dengan inovasi yang memanfaatkan ruang keterbukaan di era digital seperti sekarang ini, noise bisa menjadi voice.
 

Thohirin

COMMENTS

Name

cerpen Citizen Journalism english edition Kampusiana Komunitas Lapsus Laput majalah newsletter opini Pemira perjalanan puisi Resensi Buku Resensi Film Seni dan Budaya Sosok survei tabloid tustel wawancara
false
ltr
item
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA: Tantangan Baru Media di Era Digital
Tantangan Baru Media di Era Digital
https://1.bp.blogspot.com/-dHPVCGtG9gg/V-AhUJSkVgI/AAAAAAAAH5A/GcjhoMaq7TQBT87VC2qh2lz_wM08paLMwCLcB/s400/Tantangan%2BBaru%2BMedia%2Bdi%2BEra%2BDigital.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-dHPVCGtG9gg/V-AhUJSkVgI/AAAAAAAAH5A/GcjhoMaq7TQBT87VC2qh2lz_wM08paLMwCLcB/s72-c/Tantangan%2BBaru%2BMedia%2Bdi%2BEra%2BDigital.jpg
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA
http://www.lpminstitut.com/2015/02/tantangan-baru-media-di-era-digital.html
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/2015/02/tantangan-baru-media-di-era-digital.html
true
8610555321436781924
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago