Archive Pages Design$type=blogging

Jokowi Lambat Tangani Kisruh KPK - Polri


Kisruh antara Komisi Pembrantasan Koupsi (KPK)  dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tak kunjung usai. Sampai saat ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai pemimpin pemerintahan di Indonesia lambat dalam menyelesaikan kisruh antara kedua institusi penegak hukum tersebut.

Hal tersebut diutarakan oleh Muhammad Nur Azami, selaku Kordinator Aksi Lapangan dari Lingkar Studi Aksi Demokrasi Indonesia (LS-ADI). Di tengah riuh lalu-lalang kendaraan di jalan Ir. H. Juanda, tepatnya di depan halte Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, mereka  melakukan aksi mendesak Presiden Jokowi untuk segera menyelesaikan kisruh antara KPK dan Polri.

Menurut Azami, pemerintah sebagai power of control dan Jokowi harus bertanggungjawab seratus persen untuk mendamaikan dua lembaga penegak hukum tersebut. Di mana, stabilitas demokrasi di negara ini harus terjaga demi menciptakan supremasi hukum yang tegak dan kuat.

Dalam aksi tersebut, ada empat tuntutan yang diminta. Pertama, agar seluruh masyarakat mengawasi Nawa Cita yang dijanjian Jokowi menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres). Nawa Cita adalah sembilan program. Terlebih dalam poin ke empat yang berbunyi, menolak negara lemah dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya.

Kedua, mendesak pemerintah untuk segera membersihkan institusi KPK dan Polri dari kepentingan partai politik. Sehingga, kedua institusi tersebut dapat menjalankan tugasnya masing-masing. Ketiga, meminta agar segera menyelesaikan agenda kedaulatann rakyat tanpa terhambat oleh kisruh antara KPK dan Polri. Terakhir, mereka meminta Jokowi tegas dalam menyikapi masalah tersebut.

Sementara  salah satu anggota aksi, Al Muzani Pulungan mengatakan, sikap Presiden Jokowi menggagalkan pelantikan Budi Gunawan sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) merupakan sedikit titik terang. “Sayangnya, upaya Jokowi belum mampu merealisasikan pemberantasan korupsi sesuai poin keempad di Nawa Cita,” tutur Muzani, Rabu (18/2).

Senada dengan Muzani, Sekretaris Jendral LS-ADI, Farhan Fuadi menjelaskan, Jokowi harus fokus kepada program politik kerakyatan yakni menyejahterakan keadilan. Oleh karena itu, kisruh kedua institusi tersebut harus dibenahi dan keduanya harus saling menguatkan.

Ika Puspitasari

COMMENTS

Name

cerpen Citizen Journalism english edition Kampusiana Komunitas Lapsus Laput majalah newsletter opini Pemira perjalanan puisi Resensi Buku Resensi Film Seni dan Budaya Sosok survei tabloid tustel wawancara
false
ltr
item
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA: Jokowi Lambat Tangani Kisruh KPK - Polri
Jokowi Lambat Tangani Kisruh KPK - Polri
https://1.bp.blogspot.com/-Jr_up4ZkBD4/V-Ai8ZFxX9I/AAAAAAAAH5U/lMJSl6F3TC8lvpuKiNrn0fllsoIl_efFgCLcB/s400/Jokowi%2BLambat%2BTangani%2BKisruh%2BKPK%2B-%2BPolri.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-Jr_up4ZkBD4/V-Ai8ZFxX9I/AAAAAAAAH5U/lMJSl6F3TC8lvpuKiNrn0fllsoIl_efFgCLcB/s72-c/Jokowi%2BLambat%2BTangani%2BKisruh%2BKPK%2B-%2BPolri.jpg
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA
http://www.lpminstitut.com/2015/02/jokowi-lambat-tangani-kisruh-kpk-polri.html
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/2015/02/jokowi-lambat-tangani-kisruh-kpk-polri.html
true
8610555321436781924
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago