Archive Pages Design$type=blogging

Ngasaq Moyas, Tanam Padi dengan Menari


Empat laki-laki duduk di sebelah kiri panggung, mereka mengenakan celana pendek berwarna hitam, kain laung yang diikatkan di kepala, serta baju tanpa lengan terbuat dari serat kayu, yang sering warga Kutai sebut dengan Jomo’. Masing-masing dari mereka memegang alat musik tradisional khas Kutai Kertanegara, yaitu suliikng, genikng, ketipung, dan glunikng.

“Dung … dung … dung …” suara genikng yang menyerupai gong dipukul oleh salah satu pemain alat musik, menjadi penanda tarian Ngasaq Moyas dimulai. Tiga brong pun dinyalakan. Satu persatu dari enam penari Ngasaq Moyas naik ke atas panggung. Mereka mengenakan baju adat khas Kutai dengan dipadukan kain yang dihias manik-manik dan seraung yang digunakan di kepala.

Perlahan, ketiga penari bersimpuh dan lainnya berdiri di atas panggung. Mereka membuka seraung yang dipakainya lalu diputar dan diayunkan ke kanan dan ke kiri bak seorang wanita yang sedang mengayak beras dalam sebuah tampah.

Seraung pun mereka kenakan kembali sembari berputar-putar di atas panggung. Kedua tangan keenam penari tersebut digerakkan ke atas dan ke bawah. Gerakan tersebut menggambarkan gadis Kutai yang sedang bahu membahu dalam bercocok tanam di sawah. Gerakan itu mereka ulang sampai pertunjukan selesai.

Salah satu penari Ngasaq Moyas, Tuti menjelaskan, tarian itu melambangkan gadis Kutai yang bekerja sama dalam bercocok tanam di ladang. Biasanya, tarian itu ditampilkan untuk menyambut dan menghibur tamu undangan yang sedang menghadiri pertemuan adat di Kutai.

“Tak hanya tarian Ngasaq Moyas, tarian Moka pun biasa pemuda Kutai bawakan saat menjamu tamu undangan yang sedang menghadiri pesta adat di Kutai,” ujar Tuti seusai menari pada acara Festival Budaya Sei Mahakam di Bentara Budaya Jakarta (BBJ), Sabtu (15/11).

Tarian ini menarik perhatian pengunjung, salah satunya Yoga Priandita yang merupakan warga asal Jakarta. Ia mengatakan, beberapa tarian asal Kutai memiliki nilai estetika, sehingga wajib untuk dilestarikan. “Yang terkenalkan tarian dari Pulau Jawa aja tuh, padahal tarian dari Kutai banyak yang keren,” kata Yoga, Sabtu (15/11).


AS

COMMENTS

Name

cerpen Citizen Journalism english edition Kampusiana Komunitas Lapsus Laput majalah newsletter opini Pemira perjalanan puisi Resensi Buku Resensi Film Seni dan Budaya Sosok survei tabloid tustel wawancara
false
ltr
item
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA: Ngasaq Moyas, Tanam Padi dengan Menari
Ngasaq Moyas, Tanam Padi dengan Menari
https://3.bp.blogspot.com/-dKqLF19uSUY/V_OoSrVYbhI/AAAAAAAAIBw/PSAgHOnP_nwzhrywpxdi7qKm8kpqiEVOQCLcB/s400/Ngasaq%2BMoyas%2BTanam%2BPadi%2Bdengan%2BMenari.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-dKqLF19uSUY/V_OoSrVYbhI/AAAAAAAAIBw/PSAgHOnP_nwzhrywpxdi7qKm8kpqiEVOQCLcB/s72-c/Ngasaq%2BMoyas%2BTanam%2BPadi%2Bdengan%2BMenari.jpg
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA
http://www.lpminstitut.com/2014/11/ngasaq-moyas-tanam-padi-dengan-menari.html
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/2014/11/ngasaq-moyas-tanam-padi-dengan-menari.html
true
8610555321436781924
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago