Archive Pages Design$type=blogging

Potret Suku Tengger


Suku tengger merupakan salah satu suku asli Indonesia yang masih menjunjung tinggu adat isitiadat dan melestarikan budaya peninggalan nenek moyang. Suku ini tetap menjaga kerukunan meskipun terdapat perbedaan mulai dari agama sampai etnis. Meski berbeda, tidak ada alasan bagi mereka untuk berselisih paham. Tanpa perlu mengerti makna pluralitas, suku ini mengerti bagaimana cara menghargai perbedaan.

Hal di atas menjadi latar belakang mengapa Komunitas Mahasiswa Fotografi (KMF) Kalacitra mengadakan pameran yang bertemakan Wajah Bumi Tengger. Pameran yang diadakan di Galeri Foto Jurnalistik Antara ini diadakan pada 30 Agustus sampai 10 September lalu. 

Selaku Ketua pameran, Nirmatullah Efendi mengatakan, Suku Tengger tidak belajar apa arti atau teori pluralisme. Tak seperti di Jakarta yang memiliki pemahaman tentang keberagaman, tapi aplikasinya tidak ada. “Akhirnya makna tentang pluralitas itu nggak penting. Toh mereka nggak belajar tapi melakukan. Ya di situ kelihatan, tempatnya nyaman untuk agama lain,” ujarnya pria yang biasa disapa Latif.

Dalam pameran itu, ditampilkan sekitar 164 foto dari 25919 foto yang telah diseleksi. Foto diambil sejak tahun 2011 sampai 2013 dengan 4 kali pemberangkatan. “Tadinya buat ulang tahun kalacitra kan, awalnya simple, dateng ke upacara kasodo terus di pamerin. Akhirnya tanggung,” ucapnya.

Mantan ketua Kalacitra, Didik Setiawan mendapatkan banyak kendala selama dua minggu mengambil gambar di sana. Alat-alat fotografi dan bahasa menjadi kendala. Makanan juga menjadi salah satu kendala lain sebab banyak makanan yang mengandung unsur yang diharamkan menurut agamanya.

Selain banyak mendapat kendala, Didik juga lebih mengetahui keadaan agama, sosial, ekonomi dan budaya suku tengger. Di sana terdapat agama islam, hindu, dan budha. Meskipun berbeda, mereka tetap damai. Suku tengger juga masih menjaga tradisinya seperti ritual upacara maupun cara berpakaian meskipun modernitas telah masuk.

Untuk pengunjung, Latif mengatakan, Sekitar 1000 pengunjung mendatangi Galeri Foto Jurnalistik Antara dari berbagai kalangan. “Dari mahasiswa banyak alhamdulilah, kayak mahaiswa luar selain UIN Jakarta sendiri,” katanya.Selain itu, pemeran wajah bumi tengger juga dihadiri oleh fotografer ternama. Acara ini dibuka oleh Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal, Helmi Faisal Zaini serta perwakilan dari rektorat, Abdul Rozak. (Umar)

COMMENTS

Name

cerpen Citizen Journalism english edition Kampusiana Komunitas Lapsus Laput majalah newsletter opini Pemira perjalanan puisi Resensi Buku Resensi Film Seni dan Budaya Sosok survei tabloid tustel wawancara
false
ltr
item
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA: Potret Suku Tengger
Potret Suku Tengger
https://1.bp.blogspot.com/-649ky7Uch-c/WB5CveuC-BI/AAAAAAAAInY/YN33K5zrG78vm2dkV_w4B93y8gzv_CBxgCLcB/s400/kc.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-649ky7Uch-c/WB5CveuC-BI/AAAAAAAAInY/YN33K5zrG78vm2dkV_w4B93y8gzv_CBxgCLcB/s72-c/kc.jpg
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA
http://www.lpminstitut.com/2013/10/potret-suku-tengger.html
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/2013/10/potret-suku-tengger.html
true
8610555321436781924
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago