Archive Pages Design$type=blogging

Wartawan Bukanlah Seorang Hakim




Judul buku    : Jurnalisme Hukum, Jurnalisme Tanpa Menghakimi
Penulis         : L.R. Baskoro
Penerbit       : Jurnalis Indonesia dan Lintang Pers
Tebal buku    : 194 halaman
Cetakan 1     : September 2010
ISBN            :978-979-97645-2-2


Kasus yang memiliki problem dari sisi hukum adalah sesuatu yang menarik untuk ditulis.

Problem hukum di sini artinya, secara hukum kasus ini bisa menjadi perdebatan atau masuk wilayah “abu-abu”: bisa benar atau bisa salah. Misalnya, kasus gugat menggugat dua maskapai penerbangan yang berujung pada penyitaan pesawat yang terjadi antara PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia dan PT Metro Batavia pada 2009.

Perkara gugat menggugat bisa jadi suatu yang biasa. Tapi, penyitaan pesawat jelas merupakan peristiwa pertama di Indonesia. Karena itu, tentu ini peristiwa menarik untuk diberitakan. Di sini wartawan bisa, misalnya, mengupas dasar hukum diperbolehkannya penyitaan tersebut.

Jurnalisme hukum bukan jurnalisme untuk menghakimi. Bukan jurnalisme yang menghantam seseorang atau suatu kelompok masyarakat atas dalih apapun. Jurnalisme hukum bekerja tetap berada pada jalur dan atas prinsip utama jurnalistik yaitu membeberkan fakta dan menyodorkan data yang bisa dipercaya dan dipertanggungjawabkan.

Bahkan seorang wartawan hukum tidak punya kompetensi menghilangkan korupsi. Wartawan hukum tidak bertugas mengirim seorang koruptor ke penjara. Karena disaat seorang wartawan menduga dirinyaa bisa “mengubah dunia,” saat itulah ia bukan lagi seorang wartawan. Dan itulah jalan pikiran yang aneh dan berbahaya bagi setiap wartawan.

Tugas seorang wartawan memang mencari, membuat dan memberitakan suatu peristiwa kepada masyarakat. Tetapi, jika pemberitaan yang disajikan secara sepihak, tanpa kaedah konfirmasi dan mematuhi kaedah jurnalistik, di mana pada akhirnya pemberitaan itu telah menyudutkan sesorang tanpa membiarkan orang tersebut untuk membela diri. Itu bisa dikatakan menghakimi seseorang. Sudah jelas sekali seorang wartawan terlarang untuk melakukan hal tersebut.

Agar seorang wartawan tidak sampai melakukan hal seperti itu, dan tetap menghasilkan berita yang tidak menghakimi. Dalam bukunya penulis, menuliskan beberapa prinsip yang harus dimiliki oleh seorang wartawan hukum untuk dijadikan sebagai pedoman. Yaitu prinsip memberikan hak yang sama kepada setiap orang, data dan informasi akurat, penggunaan istilah hukum yang tepat, hindari penggunaan kata yang bisa menimbulkan masalah, hilangkan narasumber tidak relevan, melindungi korban dan mematuhi undang-undang.

Dalam buku ini, L.R. Baskoro menuliskan bagaimana seorang wartawan hukum mengejar dan mencari jawaban narasumber, serta berisi teknik reportase lainnya dalam penulisan berita hukum. Ia berhasil menyajikan dalam bukunya, peristiwa yang selama ini ia pegang dengan sangat informatif. Rentetan peristiwa tentang permasalahan menangani kasus hukum dipaparkan didalamnya, serta kronologis yang terkait dengan pencarian beritanya.

Buku Jurnalisme Hukum, Jurnalisme Tanpa Menghakimi ini tidak terlalu tebal, bahasanya pun mudah di mengerti. Selain itu, buku ini berdasarkan pengalaman yang kerap terjadi. Karena penulis adalah Redaktur Utama kompartemen hukum dan kriminal majalah Tempo.


Kelebihan buku ini, antara lain, di dalamnya melampirkan istilah-istilah hukum yang cukup lengkap dan penting sebagai acuan agar tidak membingungkan para pembaca khususnya bagi seorang wartawan hukum agar tidak menyesatkan dalam penulisan pemberitaannya.

Buku ini sangat cocok untuk semua kalangan, dan sangat penting khususnya bagi para jurnalis. Selain itu, buku ini perlu dibaca juga oleh penegak hukum, karena dengan membaca buku ini, para hakim, jaksa, dan polisi dapat bertindak dan berpikir obyektif terhadap persoalan yang masuk dalam ranah hukum pers.(Nurlaela)

COMMENTS

Name

cerpen Citizen Journalism english edition Kampusiana Komunitas Lapsus Laput majalah newsletter opini Pemira perjalanan puisi Resensi Buku Resensi Film Seni dan Budaya Sosok survei tabloid tustel wawancara
false
ltr
item
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA: Wartawan Bukanlah Seorang Hakim
Wartawan Bukanlah Seorang Hakim
http://3.bp.blogspot.com/-QhNGFk7j9vU/UPw0uJkuUnI/AAAAAAAABXk/i44TqhwJhMM/s400/Untitled+3.jpg
http://3.bp.blogspot.com/-QhNGFk7j9vU/UPw0uJkuUnI/AAAAAAAABXk/i44TqhwJhMM/s72-c/Untitled+3.jpg
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA
http://www.lpminstitut.com/2012/10/wartawan-bukanlah-seorang-hakim.html
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/2012/10/wartawan-bukanlah-seorang-hakim.html
true
8610555321436781924
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago