Archive Pages Design$type=blogging

Polemik Pergantian Gelar Masih Berlanjut






UIN Jakarta, INSTITUT - Sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Kementerian Agama  tahun 2009, para lulusan Fakultas Syariah sekarang tidak lagi bergelar Sarjana Hukum Islam (S.Hi) atau Sarjana Ekonomi Islam (S.Ei). Namun, berubah menjadi Sarjana Syariah (S. Sy) dan Sarjana Ekonomi Syariah (SE.Sy). Meski SK tersebut sudah lama, namun pro-kontra akan hal tersebut masih terjadi hingga kini.


Salah satu Mahasisiwi Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Jakarta Nur Aftinah, mengatakan, tidak sepakat dengan pergantian gelar tersebut. Ia lebih setuju mengguanakan kata Islam pada gelarnya kelak.


Menurutnya, kata Islam lebih merepresentasikan pada apa yang telah dipelajarinya di Fakultas Syariah. Baginya, kata-kata Islam tidak menunjukan pada suatu ajaran, melainkan menunjukan pada aturan hidup umat manusia yang universal dan komprehensif. Berbeda dengan kata syariah yang justru menunjukan cara hidup umat Islam.


Senada dengan Aftinah, Mahasiswa semester 8 Jurusan Perbankan Syariah Ridho Mufti juga tidak setuju dengan gelar SE.Sy. yang akan didapatnya kelak. Menurutnya, masyarakat luas sudah terlanjur mengenal para lulusan perodi mua’malat dengan gelar S.Ei. “Kalau jadi SE.Sy. entar harus penyesuaian lagi,” katanya.


Berbeda dengan keduanya,mahasiswa lainnya Muhammad Fahdi menuturkan, ia lebih setuju dengan penggunaan gelar SE.Sy. Karena, menurutnya, hal tersebut lebih general, tidak terlalu keislaman. “Seperti halnya Perbankan Syariah, tidak Perbankan Islam, karena untuk lebih umum,” paparnya, Selasa (10/7).


Ia juga menambahkan, sebenarnya polemik yang terjadi di balik pergantian gelar, bukan masalah penyebutan gelarnya. Melainkan, masalah sosialisasi pemerintah. “Pemerintah seenaknya aja mengubah gelar, padahal nantinya kan susah lagi adaptasi di dunia kerja,” jelasnya.


Menanggapi hal tersebut, Pembantu Dekan (Pudek) I Bagian Akademik FSH, Ahmad Mukri Aji mengatakan, memang sejak awal SK perubahan gelar tersebut dikeluarkan, sudah ada pergolakan dari mahasiswa. “Bahkan sempat ada demo,” ucapnya. Namun, setelah diadakan dialog tentang perubahan itu, mahasiswa mulai mengerti.


Lebih jauh lagi Mukri menjelaskan, gelar S. Sy. dan SE.Sy. lebih relevan dengan prodi-prodi di FSH. “Jadi lebih konsisten,” ucapnya. Ia juga menambahkan, gelar hanyalah masalah penyebutan saja. “Yang penting kan ada legitimasi dari pemerintah,” jelasnya. (Nurlaela)

COMMENTS

Name

cerpen Citizen Journalism english edition Kampusiana Komunitas Lapsus Laput majalah newsletter opini Pemira perjalanan puisi Resensi Buku Resensi Film Seni dan Budaya Sosok survei tabloid tustel wawancara
false
ltr
item
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA: Polemik Pergantian Gelar Masih Berlanjut
Polemik Pergantian Gelar Masih Berlanjut
http://1.bp.blogspot.com/-50fr5yEVk2w/UPw3TIZuonI/AAAAAAAABZE/10NvQg5JYDs/s400/Untitled+6.jpg
http://1.bp.blogspot.com/-50fr5yEVk2w/UPw3TIZuonI/AAAAAAAABZE/10NvQg5JYDs/s72-c/Untitled+6.jpg
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA
http://www.lpminstitut.com/2012/07/polemik-pergantian-gelar-masih-berlanjut.html
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/2012/07/polemik-pergantian-gelar-masih-berlanjut.html
true
8610555321436781924
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago