Archive Pages Design$type=blogging

Mengenal Sukarno Melalui Karya Seni



Tak seperti biasanya, di lantai dasar Galeri Cipta III tergantung lukisan seorang menggunakan jas merah. Gambar itu merepresentasikan ucapan Soekarno saat masih hidup yakni “Jangan Sekali-Sekali Melupakan Sejarah (Jas Merah).” Lukisan itu menyambut kedatangan para pengunjung. Kedatangan mereka untuk bernostalgia dengan presiden pertama Indonesia itu.

Tak hanya lukisan yang membuat pengunjung kembali mengingat Soekarno. Patung-patung yang dipamerkan pun dibuat untuk merasakan lagi kehadirannya. Pameran itu tidak hanya membuat pengunjung mengenang akan sosoknya, tapi juga pemikiran, ide dan semangatnya.

 Dalam pameran, terdapat 23 karya yang diperlihatkan. Semua karya yang dipamerkan diinspirasi oleh sosok Soekarno. Tujuh belas di antaranya, sosok Soekarno diceritakan melalui lukisan. Enam lainnya menggambarkan figur Soekarno melalui patung.

Ketua panitia pameran, Darma Ismayanto, memaparkan, pameran tersebut menampilkan karya seni dari 10 seniman dari berbagai aliran. Mereka adalah orang-orang pilihan. “Hanya seniman-seniman yang berkarakter,” ungkapnya.

Salah satu pelukis yang terpilih, Sriyadi Srintil, menceritakan, dua lukisan yang berjudul Semangat Marhaen menunjukan simpati Soekarno yang mendalam terhadap rakyat kecil. “Soekarno selalu mengedepankan rakyat kecil., entah itu petani, buruh atau pekerja pasti didahulukan oleh Soekarno,” ungkapnya sambil duduk santai.

Menurutnya, hal demikian sangat berbeda sekali dengan masa sekarang. Kini, rakyat kecil tidak dihormati sama sekali. “Padahal, sudah semestinya kita, terutama pemimpin memiliki kepedulian terhadap mereka,” paparnya.

Ia menambahkan, kedua lukisannya juga diinspirasi oleh peristiwa “Indonesia Menggugat.” Ketika itu, Soekarno sedang diadili pemerintah Belanda. Pada kejadian tersebut, ia pun menggugat agar Indonesia tidak diinterpretasi oleh bangsa lain.

Darma juga menjelaskan, pameran ini sebagai bentuk dari representasi rakyat terhadap Soekarno. Menurutnya, masyarakat sampai saat ini masih banyak yang merindukan sosok seperti Soekarno. Karena itu, pameran ini tidak hanya mununjukan Soekarno sebagai figur, “Makanya banyak juga karya yang menunjukan pemikirannya atau semangatnya,” tambahnya.

Ariska Jayanti, salah satu pengunjung pameran Jas Merah mengakui ketertarikannya pada pameran tersebut. Menurutnya, karya dalam pameran ini ekspresif dan menyimpan banyak hal yang tersirat. “Seperti ada sesuatu yang ingin disampaikan,” ucapnya sambil tersenyum (Siti Ulfah Nurjanah)

COMMENTS

Name

cerpen Citizen Journalism english edition Kampusiana Komunitas Lapsus Laput majalah newsletter opini Pemira perjalanan puisi Resensi Buku Resensi Film Seni dan Budaya Sosok survei tabloid tustel wawancara
false
ltr
item
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA: Mengenal Sukarno Melalui Karya Seni
Mengenal Sukarno Melalui Karya Seni
http://3.bp.blogspot.com/-cSBJ7Q3M_Kw/UPUal-qFfVI/AAAAAAAAAV8/QAYXDumZrXw/s400/Foto+Soekarno.jpg
http://3.bp.blogspot.com/-cSBJ7Q3M_Kw/UPUal-qFfVI/AAAAAAAAAV8/QAYXDumZrXw/s72-c/Foto+Soekarno.jpg
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA
http://www.lpminstitut.com/2012/07/mengenal-sukarno-melalui-karya-seni.html
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/2012/07/mengenal-sukarno-melalui-karya-seni.html
true
8610555321436781924
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago