Archive Pages Design$type=blogging

Tak Sekadar Dapur, Sumur, dan Kasur






Tiga orang berwajah garang menyambangi rumah Oca, si kembang desa pemikat hati para lelaki di kampungnya. Namun, keinginan mereka untuk bertemu dengan Oca tak kesampaian. Alih-alih ingin berjumpa dengan Oca, mereka justru bertemu bang haji, ayah Oca.


Tak ada rotan, akar pun jadi. Tak ada Oca, ayahnya pun jadi. Tidak mau melewatkan kesempatan begitu saja, tiga orang suruhan juragan ini langsung menyampaikan maksud kedatangnnya. “Tujuan kite kemari buat ngelamar neng Oca jadi bini juragan kite,” ucap salah seorang suruhan dengan logat Betawinya.


Mendengar itu, Bang haji pun kaget. Dengan sedikit memincingkan mata, ia mengitari tiga orang suruhan juragan. “Bilangin sama juragan loe, punya ape die? Berani-beraninye ngelamar anak gue,” ucap bang haji sembari tolak pinggang dan mengangkat dagunya.


Merasa harga diri juragannya dijatuhkan, mereka pun menawarkan akan memberikan sebidang tanah di kawasan Serengseng dan sejumlah uang yang telah mereka siapkan. Bang haji langsung berpikir cepat. Ia menerima tawaran tersebut lantaran iming-iming harta. “Oke, besok jam 1 siang suruh juragan loe datang buat nikahin si Oca,” tegasnya.
Tak lama setelah rombongan juragan pulang, datanglah Bang Bewok, perampok dengan tiga orang anak buahnya. Kedatangan mereka langsung disambut ibu Oca sambil menatap sinis.


Tidak mau basa-basi terlalu lama, mereka langsung menyampaikan tujuan kunjungannya. Tidak lain tidak bukan adalah untuk melamar Oca juga. Spontan Ibu Oca langsung menolak dengan alasan anaknya tidak akan bahagia hidup dengan seorang perampok yang tidak memiliki pekerjaan dan iman.


Hati ibu Oca lama-lama luluh setelah disuguhi uang seransel. Ia pun menerima lamaran Bang Bewok. Hari pernikahan Oca dan Bang Bewok pun jatuh pada Senin jam 1 siang. Bang Bewok pulang dengan hati gembira.


Tepat pada waktu yang telah ditentukan, rombongan Bang Bewok dan juragan bertemu. Konflik pun terjadi, mereka saling memperebutkan Oca. Orangtua Oca kaget karena kejadian tersebut. Mereka tidak tahu kalau ternyata jadwal yang mereka berikan bentrok.
Sampai pak penghulu datang, kedua kubu masih berselisih. Sedangkan yang mereka perebutkan (Oca) masih berdiam di kamar karena stres berat. Akhirnya, penghulu bertanya kepada Oca, laki-laki mana yang akan ia pilih sebagai calon suaminya.


Ternyata, tidak ada satupun lelaki yang dipilih karena semuanya tidak masuk dalam krikteria Oca. Selain itu, ia tidak mau menikah muda karena ia ingin sekolah dahulu. Ia berpikir, sudah saatnya anak perempuan Betawi mempunyai pendidikan yang tinggi dan mengapai cita-citanya.


Begitulah kisah Lenong yang diselenggarakan di Hutan Kota Serengseng, Sabtu (9/6). Lenong ini merupakan salah satu dari rangkaian Festival Budaya Betawi untuk menyambut ulang tahun Jakarta yang ke-485. Tersirat pesan, sudah saatnya anak perempuan Betawi maju. Bukan hanya mengurus dapur, sumur, dan kasur.
Pimpinan sanggar si Pitung, Bachtiar berharap, budaya Betawi seperti ini harus terus dikembangkan agar tidak termakan oleh jaman dan budaya Betawi menjadi budaya yang terhormat.


Acara ini juga disambut baik oleh para penonton yang hadir pada saat itu. Salah satunya Siti Fatimah, warga Kebon Jeruk ini mengatakan, “Acara ini bagus sebagai ajang memperkenalkan budaya Betawi kepada masyarakat yang bukan dari suku Betawi,” jelasnya ramah. (Nur Azizah)

COMMENTS

Name

cerpen Citizen Journalism english edition Kampusiana Komunitas Lapsus Laput majalah newsletter opini Pemira perjalanan puisi Resensi Buku Resensi Film Seni dan Budaya Sosok survei tabloid tustel wawancara
false
ltr
item
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA: Tak Sekadar Dapur, Sumur, dan Kasur
Tak Sekadar Dapur, Sumur, dan Kasur
http://3.bp.blogspot.com/-h1_up1zea2M/UPf11YllMKI/AAAAAAAAA0g/KTjmvTheN_s/s400/festival+budaya+betawi.jpg
http://3.bp.blogspot.com/-h1_up1zea2M/UPf11YllMKI/AAAAAAAAA0g/KTjmvTheN_s/s72-c/festival+budaya+betawi.jpg
LPMINSTITUT.COM - UIN JAKARTA
http://www.lpminstitut.com/2012/06/tak-sekadar-dapur-sumur-dan-kasur.html
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/
http://www.lpminstitut.com/2012/06/tak-sekadar-dapur-sumur-dan-kasur.html
true
8610555321436781924
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago